jenis sistem sirkulasi kolam renang

Ulas Tuntas Perbedaan Sirkulasi Kolam Renang Overflow & Skimmer

Bayangkan kolam renang sebagai tubuh manusia, dan airnya sebagai darah. Sistem sirkulasi air yang terdiri dari pompa, filter, skimmer, dan drainase berfungsi seperti sistem peredaran darah yang menjaga tubuh tetap hidup, bersih, dan seimbang. Jika salah satu komponen gagal, seperti pompa berhenti atau filter tersumbat, maka kolam akan “sakit” (air menjadi keruh, berbau, dan tidak aman). Merawat sistem ini, sama seperti menjaga kesehatan jantung dan ginjal pada tubuh manusia.

Karena itu, sistem sirkulasi air ini merupakan komponen vital bagi konstruksi kolam renang. Dua jenis sistem sirkulasi yang umum digunakan adalah sistem skimmer dan sistem overflow. Mari kita telaah apa saja perbedaan, kelebihan, dan kekurangan dari kedua sistem sirkulasi air ini.

Mengenal Sistem Skimmer (Sistem Tradisional)

Sistem skimmer adalah metode sirkulasi air kolam renang yang menggunakan perangkat berupa kotak bernama skimmer box. Skimmer box digunakan untuk menyedot air dari permukaan kolam. Biasanya terpasang pada dinding kolam, tepatnya di bawah permukaan air kolam renang. Alat ini berfungsi sebagai pintu masuk utama air menuju sistem filtrasi.

Adapun cara kerja sistem skimmer adalah dengan menarik air permukaan, lalu masuk melalui flap (weir). Kotoran seperti daun, serangga, dan minyak akan tertahan pada keranjang skimmer. Kemudian air yang masuk akan dipompa menuju filter, dan setelah disaring air bersih dikembalikan ke kolam melalui return jet.

  • Kelebihan:
    • Biaya konstruksi lebih ekonomis dimana tidak memerlukan saluran overflow atau balancing tank, sehingga lebih hemat material dan ruang.
    • Perawatan mudah karena dilengkapi dengan keranjang penangkap kotoran yang mudah dibersihkan tanpa membuka sistem utama.
    • Fleksibel untuk berbagai desain kolam renang. Bisa diterapkan di berbagai bentuk kolam tanpa memerlukan desain gutter atau overflow perimeter.
    • Hemat energi operasional karena sistem pompa dan sirkulasi lebih rendah, sehingga konsumsi listrik lebih rendah.

  • Kekurangan:
    • Sirkulasi kurang rata dimana skimmer hanya menyedot air di area dekat skimmer box, sehingga kotoran di area yang jauh dari skimmer membutuhkan waktu lebih lama untuk tersedot.
    • Tampilan kurang estetik karena tepi kolam terlihat lebih rendah dari permukaan air, menciptakan garis batas yang jelas.
    • Kurang cocok untuk kolam besar karena efektivitas sirkulasi menurun pada kolam berukuran besar atau dengan intensitas penggunaan tinggi.

 

Mengenal Sistem Overflow (Sistem Modern)

Sistem Modern atau yang lebih dikenal dengan overflow, adalah metode sirkulasi air kolam renang dimana air secara sengaja dibuat meluap dari bibir kolam ke gutter (saluran khusus). Setelah itu, air dialirkan ke balancing tank untuk disaring dan dipompa kembali ke kolam.

Cara kerja dari sistem overflow yaitu, permukaan air kolam dibuat sejajar dengan bibir kolam, sehingga saat ada gangguan (perenang masuk) air langsung meluap ke saluran sekeliling kolam. Air yang meluap kemudian ditampung di balancing tank sebelum masuk ke sistem filtrasi. Setelah disaring melalui filter,  air akan dipompa kembali ke kolam renang melalui pipa inlet.

  • Kelebihan:
    • Estetika tinggi karena permukaan air dan bibir kolam sejajar menciptakan tampilan elegan dan modern, cocok untuk desain infinity pool atau zero edge.
    • Sirkulasi paling optimal karena air dari seluruh permukaan kolam tersaring secara menyeluruh.
    • Mengurangi penguapan langsung karena sistem tertutup membantu menjaga volume air saat cuaca panas serta mengurangi pengisian ulang.
    • Kualitas air lebih sehat dan bersih karena air permukaan yang mengandung kotoran langsung meluap ke gutter sehingga filtrasi dan sirkulasi lebih maksimal.

  • Kekurangan:
    • Biaya lebih mahal karena membutuhkan konstruksi lebih kompleks, termasuk pembuatan balancing tank dan gutter sehingga memerlukan biaya yang lebih mahal.
    • Membutuhkan lahan lebih luas karena sistem ini memerlukan lahan yang lebih luas untuk membuat balancing tank dan saluran overflow, kurang cocok untuk area lahan terbatas.
    • Perawatan lebih rumit dimana membutuhkan pembersihan rutin pada saluran overflow dan perawatan pada balancing tank.
    • Rentan bocor karena  Gutter dan balancing tank memiliki titik-titik rawan terhadap kebocoran yang dapat menyebabkan kerusakan struktural, jika tidak ditangani dengan baik.

 

Mana yang Tepat untuk Kebutuhan Anda?

Pemilihan sistem sirkulasi tergantung pada prioritas dan kondisi proyek:

  • Jika Anda mengutamakan efisiensi, kemudahan perawatan, dan anggaran terbatas, sistem skimmer adalah pilihan praktis dan fleksibel. Sistem ini cocok untuk kolam pribadi dan area lahan yang sempit.
  • Jika Anda membangun kolam untuk villa, resort, hotel, atau hunian mewah yang menuntut estetika dan performa tinggi, sistem overflow menawarkan sirkulasi menyeluruh dengan tampilan premium.

Penutup

Dari kedua sistem sirkulasi untuk kolam renang di atas, dapat disimpulkan bahwa tidak ada sistem yang paling unggul secara universal. Sistem terbaik adalah sistem yang sesuai dengan tujuan penggunaan, kondisi lokasi, anggaran dana, serta prioritas desain.

Setiap proyek tentunya memiliki tantangan dan prioritas tersendiri, tidak ada solusi tunggal yang selalu cocok dengan semua permasalahan. Sebelum membangun sebuah kolam renang, pastikan Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan kontraktor kolam renang profesional untuk dapat memilih sistem tepat. Anda juga dapat menghubungi Tim ahli dari Bali Arsitek siap membantu Anda dengan analisis teknis, saran desain, dan estimasi biaya yang akurat.

Demikian artikel tentang sistem sirkulasi air skimmer dan overflow. Semoga dengan adanya pemahaman yang tepat tentang kedua sistem ini, Anda dapat selangkah lebih dekat untuk memiliki kolam renang impian Anda.

Artikel Terkait

- artikel menarik lainnya yang mungkin anda butuhkan -